SERING KESEMUTAN ? AWAS PARESTESIA

SERING KESEMUTAN ? AWAS PARESTESIA

Parestesia dapat bersifat sementara (temporer) atau bersifat kronis. Hampir setiap orang pernah mengalami parestesia temporer. Sensasi ini muncul ketika saraf tertekan secara tidak sengaja pada posisi tubuh tertentu, seperti duduk bersila terlalu lama atau tidur dengan kepala menindih tangan. Parestesia temporer akan hilang dengan sendirinya ketika penekanan pada saraf dihilangkan. Namun jika rasa kesemutan tetap ada meskipun penekanan sudah tidak ada, kemungkinan terdapat penyakit atau gangguan lain dalam tubuh.

Penyebab parestesia:

1. Gangguan persarafan.
2. Gangguan tulang.
3. Gangguan pembuluh darah
4. Gangguan metabolic.
5. Gangguan sendi.
6. Obat dan zat ā€“ zat.
7. Penyakit infeksi.

Gejala parestesia :

1. Kesemutan atau “pin dan jarum” sensasi.
2. Sakit atau terbakar.
3. Mati rasa atau perasaan buruk di daerah yang terkena.
4. Merasa bahwa daerah yang terkena telah “tertidur”.
5. Menusuk atau rasa gatal.
6. Kulit panas atau dingin.

Cara Pengobatan Parestesia:

1. Memperbaiki aliran darah di bagian tubuh yang kesemutan. Misalnya dengan memijat atau menggerakan bagian tubuh yang kesemutan secara perlahan.
2. Memberi obat yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12 untuk mengembalikan fungsi saraf sehingga kesemutan hilang.
3. Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol karena alkohol dapat mengakibatkan defisiensi vitamin B, terutama B1 yang sangat diperlukan dalam aktifitas saraf.
4. Mengkonsumsi buah pisang atau kelapa muda.

Demikian ulasan kesehatan yang dapat kami sampaikan mengenai Parestesia semoga dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan.

Selamat Malam šŸ™‚
Salam sehat, Sahabat Reza Herbal šŸ™‚
Silahkan share šŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *