Pernah mendengar Bronkiektasis ?

Bronkiektasis adalah kondisi ketika saluran bronkus yang terdapat di dalam paru-paru mengalami kerusakan, penebalan, atau pelebaran secara permanen, dan dapat terjadi pada lebih dari satu cabang bronkus. Kerusakan tersebut menyebabkan bakteri dan cairan mukus lebih mudah terkumpul di dalam bronkus yang dapat memicu penyumbatan saluran udara dan infeksi berulang. Penderita bronkiektasis akan lebih mudah terkena infeksi bakteri yang dapat memperparah kerusakan bronkus.

Secara umum, penderita bronkiektasis tidak dapat disembuhkan. Namun dengan perawatan yang baik, pasokan oksigen untuk tubuh melalui paru-paru dapat terjaga dan kerusakan lebih lanjut pada paru-paru dapat dicegah, sehingga kualitas hidup penderita dapat meningkat.

Penyebab

Bronkiektasis bisa disebabkan oleh:

  1. Infeksi pernafasan
  • Campak
  • Tuberkulosa
  • Infeksi mikoplasma
  • Infeksi jamur
  • Infeksi adenovirus
  • Pertusis
  • Infeksi bakteri seperti Staphylococcus, Klebsiella, dan Pseudomonas br.
  1. Penyumbatan bronkus
  • Benda asing yang terisap
  • Tumor paru
  • Pembesaran kelenjar getah bening
  • Sumbatan oleh lendir
  1. Cedera penghirupan
  • Menghirup partikel makanan dan getah lambung
  • Cedera akibat gas, asap, dan pertikel beracun
  1. Keadaan genetik
  • Fibrosis kistik
  • Kekurangan alfa -1-antitripsin
  • Diskinesia silia, termasuk sindroma Kartagener
  1. Kelainan imunologik
  • Kekurangan koplemen
  • Disfungsi sel darah putih
  • Sindroma kekurangan imunoglobulin
  • Kelainan autoimun atau hiperium tertentu seperti kolitis ulserativa dan rematoid artritis.
  1. Keadaan lain
  • Penyalahgunaan obat seperti heroin
  • Sindroma Marfan
  • Infeksi HIV
  • Sindroma Young (azoospermia obstruktif)

Gejala

Gejalanya bisa berupa:

  • Batuk darah
  • Batuk menahun disertai dahak yang berbau busuk
  • Batuk makin parah jika penderita berbaring miring
  • Penurunan berat badan
  • Warna kulit kebiruan
  • Jari-jari tangan seperti tabuh genderang
  • Sesak napas makin memburuk bila penderita melakukan aktivitas
  • Bau mulut
  • Pucat
  • Mengi
  • Lelah

Pengobatan

Tujuan dari pengobatan adalah mengendalikan infeksi dan pembentukan dahak,membebaskan penyumbatan saluran pernapasan serta mencegah komplikasi.

Drainase postural yang dilakukan secara teratur setiap hari, merupakan bagian dari pengobatan untuk membuang dahak. Seorang terapis pernapasan bisa mengajarkan cara melakukan drainase postural dan batuk yang efektif.

Untuk mengatasi infeksi seringkali diberikan antibiotik, bronkodilator Dan ekspektoran.

Pengangkatan paru melalui pembedahan dilakukan pada penderita yang tidak memberikan respon terhadap pemberian obat atau pada penderita yang mengalami perdarahan hebat.

Pencegahan

Imunisasi campak dan pertusis pada masa kanak-kanak membantu menurunkan angka kejadian bronkiektasis.

Vaksin influenza berkala membantu mencegah kerusakan bronkus oleh virus flu. Vaksin pneumokok membantu mencegah komplikasi berat dari pneumonnia pneumokok.

Minum antibiotik dini saat infeksi juga mencegah bronkiektasis atau memburuknya penyakit.

Pengobatan dengan imunoglobulin pada sindroma kekurangan imunoglobulin mencegah infeksi berulang yang telah mengalami komplikasi.

Penggunaan anti peradangan yang tepat (seperti kosrtikosteroid), terutama pada penderita Bronkopneumonia alergika asperilosis, bisa mencegah kerusakan bronkus yang akan menyebabkan terjadinya bronkiektasis.

Menghindari udara beracun, asap (termasuk asap rokok) dan serbuk yang berbahaya  juga mencegah bronkiektasis atau mengurangi beratnya penyakit.

Masuknya benda asing ke saluran pernapasan dapat dicegah dengan: – memperhatikan apa yang dimasukkan anak ke dalam mulutnya – menghindari kelebihan dosis obat dan alkohol – mencari pengobatan medis untuk gejala neurologis (seperti penurunan kesadaran) atau gejala saluran pencernaan (seperti regurgitasi atau batuk setelah makan).

Tetes minyak atau tetes mineral untuk mulut atau hidung jangan digunakan menjelang tidur karena dapat masuk ke dalam paru.

Bronkoskopi dapat digunakn untuk menemukan dan mengobati penyumbatan bronkus sebelum timbulnya kerusakan yang berat.

 

 

Selamat pagi  🙂 semoga bermanfaat 🙂 silahkan share 🙂

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *