Hippotiroidisme !!!

 
Hipotiroidisme merupakan suatu kelainan pada kelenjar tiroid yang mengakibatkan kelenjar tersebut tidak dapat menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup.
Hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar tiroid mengatur berbagai proses metabolisme tubuh termasuk suhu tubuh, kecepatan pembakaran kalori tubuh, serta detak jantung.
 
Gejala Hipotiroidisme
 
Tanda-tanda dan gejala hipotiroidisme berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tingkat keparahan hipotiroidisme yang diderita. Beberapa gejala hipotiroidisme yang umum ditemukan antara lain adalah:
 
? Tenggorokan kering, Wajah membengkak, Kulit kering, Berat badan meningkat tanpa penyebab yang jelas, Lelah dan letih, Lebih sensitif terhadap cuaca dingin, Gangguan ingatan, Depresi, Detak jantung melambat, Nyeri, kaku, dan pembengkakan pada sendi, Lemah otot, Kadar kolesterol dalam darah meningkat, Rambut rontok, Kesemutan dan gejala saraf terjepit, Penglihatan kabur, Pendengaran berkurang.
 
Penyebab Hippotiroidisme
– Terapi radiasi ke daerah leher
– Pengobatan yodium radioaktif
– Penggunaan obat tertentu
– Operasi tiroid
– Terlalu sedikit yodium dalam makanan
– angguan atau kerusakan kelenjar hipofisis (kelenjar pituitari)
 
risiko lebih besar untuk terkena hipotiroidisme adalah:
 
? Berjenis kelamin wanita dengan usia di atas 60 tahun.
? Memiliki penyakit autoimun.
? Hamil atau melahirkan dalam waktu 6 bulan terakhir.
? Memiliki anggota keluarga dengan riwayat kelainan tiroid.
? Pernah mendapatkan pengobatan dengan menggunakan iodin radioaktif atau obat antitiroid.
? Pernah mendapatkan radioterapi ke daerah leher atau dada bagian atas.
? Pernah mengalami pembedahan tiroid (tiroidektomi parsial).
 
Komplikasi hipotiroidisme
 
Jika tidak diobati, hipotiroidisme dapat menyebabkan:
• Masalah jantung
• Infertilitas
• Nyeri sendi
• Kegemukan
• Masalah pencernaan
Semoga bermanfaat dan menambah wawasa. Selamat Malam 🙂 Salam Sehat 🙂
 
 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *